Hasil Survei Bukan Patokan – Sudirman Said-Ida Fauziyah Yakin Menang

SEPUTAR JATENG – Jateng Sudirman Said menyampaikan gerakan Ayo Obah untuk meciptakan wirausaha baru dan menyediakan lapangan pekerjaan baru, Kamis (31/5/2018) malam. Program tersebut merupakan salah satu unggulan dari Sudirman Said-Ida Fauziyah untuk memenangkan pertarungan di pilkada jawa tengah.

Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said akan memanfaatkan kaum urban yang tinggal di kota untuk menyosialisaikan dirinya ke masyarakat perdesaan. Ia yakin cara itu ampuh, terutama saat menjelang Lebaran tahun ini. “Kenapa kita terus optimistis menang kenapa? Saat Lebaran, orang kota pulang kampung, dan mereka tahu siapa yang mau dipilih. Karena mereka baca koran, berita dan masalah apa yang dihadapi gubernur incumbent.

Seperti diketahui, Pilkada Jateng digelar pada 27 Juni 2018, atau 12 hari setelah hari raya Idul Fitri. Seperti kebiasaan, orang-orang kota yang tinggal di berbagai wilayah akan pulang kampung mengunjungi sanak keluarga di desa. Kesempatan itulah, kata dia, yang akan dilakukan secara massif untuk memperkuat modal kemenangan. “Itu akan massif bahwa mereka yang di desa akan bertanya. Orang kota akan membawa pesan harus ada yang berubah,” tandasnya.

Keyakinan mantan menteri ESDM ini salah satunya saat bertemu sejumlah komunitas warga Jawa Tengah di Jakarta, seperti komunitas warteg, jamu, tukang bakso dan lainnya. Semua komunitas itu akan ikut pulang kampung saat Lebaran nanti. “Mereka akan ikut mempengaruhi masyarakat desa, maka kita optimis menang. Insya Allah, mereka baca koran, mengikuti perkembangan. Mereka lebih kritis dan tahu mana (pemimpin) yang berisiko dan tidak,” pungkasnya.

Berdasar survei dari Litbang Kompas, elektabilitas pasangan nomor urut 2 Sudirman Said-Ida Fauziyah masih kalah jauh dibanding pasangan nomor 1 Ganjar Pranowo-Taj Yasin. Elektabilitas Sudirman-Ida mencapai 15 persen, sementara Ganjar-Yasin mencapai 76,6 persen. Angka elektabiltas Sudirman naik sedikit dari survei terkahir 11,8 persen menjadi 15 persen, sementara elektabiltas Ganjar turun dari 79 persen menjadi 76,6 persen. Survei ini dilakukan Litbang Kompas terhadap 800 responden di Jawa Tengah pada 10-15 Mei 2018.

Seperti diketahui pada pilkada sebelumnya jateng juga memiliki angka golput mencapai 40%, sejumlah pemilih yang belum menentukan pilihan ini menjadi bidikan SUDIRMAN –IDA pada pilkada jateng yang akan diselengarakan 27 juni tahun ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *